Minggu, 22 Mei 2016
Jumat, 20 Mei 2016
Minggu, 15 Mei 2016
Sabtu, 07 Mei 2016
future paradise of gili labak.....
Sobat
My journey.... berbekal sebuah kamera N**** usang menggunakan lens 35mm dan
lens cadangan 70-300mm aku putuskan perjalanan kali ini ala backpacker-an
bersama orang paling kucintai yang membuat kalbuku tanggal yang akhirnya kuraih
kembali , backpacker lebih nyantai…gak terikat…dan mengikat siapapun…bebas….seperti
diriku suka kebebasan…yang bertanggung jawab……….soalnya kebebasaan yang
kebablasan itu berbahaya………
Meski
mulanya dihantui ketidak pastian mengenai jadwal keberangkatan, kondisi fisik
yang kurang fit, bahkan anakku sempat tanya……….
“papa,
sakit ya”
“kalo
sakit gak usah pergi”
“papa
sehat kok…”ujarku,
“tapi
pap, kok keliatan pucat, ke dokter aja, periksa”
Ïya,
pap lagi tongpes…kena gejala kanker……”sahutku sambil tersenyum
“lha…apa
itu pap”
Tongpes
itu kantong kempes…kanker artinya kantong kering…”
“Oaalah…..ku
kirain pap bener sakit, ya udach aku kuliah dulu.….ya”
Aku
heran juga sama anakku satu ini, gak seperti biasanya terlalu perhatian
sekali….apa karena dia juga mo liburan juga…lalu minta uang saku lebih
banyak…..hehehe….punya anak karakter yang beda-beda pula…ada yang super
cuek…..pendiam…selalu ceria……ada yang seneng kegiatan full sampe lupa waktu
pulang…tapi senengnya mereka semua menurut apa yang disampaikan kedua orang
tuanya….itulah sekelumit keluargaku…..
…….
namun dengan kerikil-kerikil rintangan akhirnya……..Alhamdulillah perjalanan
tetap terlaksana sesuai yang kurencanakan yakni menuju pulau Garam Madura…..dimana
terdapat sebuah pulau kecil…aku menjuluki dengan nama future of gili labak ….. “Ariah pulau se seengkok mau” mengingat tempat dan suasana yang begitu eksotis…… nyaman
untuk berlibur…… penduduknya ramah…..siap membantu pengunjung yang membutuhkan
bantuan…..sepanjang bibir pantai pengunjung bisa menjumpai beberapa warung
makan dan tarifnya pun cukup murah……Bagi Sobat myjourney yang ingin pergi
kesana, sedikit advise buat kalian…
Sebelum
berangkat ke gili labak pastikan bahwa kalian sudah pesen perahu untuk
menyeberang dari pelabuhan Kalianget ke Gili Labak…info yang kuperoleh….hampir
semua perahu yang ada, pemesanan melalui
perantara..entah itu makelar…..calo…perantara…travel…dan sebagainya…..untuk
tarifnya beragam…ada yang murah hingga mencapai harga selangit…..kalo boleh
saran….cari info sebanyak-banyaknya buat bandingkan harga dan fasilitas yang
mereka tawarkan….aku pesan tiket penyeberangan melalui seorang kawan untuk
perjalanan 2 hari 1 malam….. iya kurencanakan untuk menginap di Gili Labak buat
menikmati alamnya pada malam hari…….
Sobat
MyJourney…….penyeberangan kali ini aku menggunakan perahu dari L****N****
berbaur dengan rombongan lain sekitar 40 orang dari berbagai kalangan……mulai
karyawan sebuah alat kesehatan…para mahasiswa…..temen-temen avonturir…pokoknya
suasana asyikkk…di dalam perahu bisa dipakai buat nyanyi bareng…karaoke….aku
diatas atap perahu sambil bercengkrama bersama nahkoda kapal……suasana
gayeng…sang nahkoda banyak cerita potensi wisata yang dapat dikunjungi di pulau
madura selain gili labak…..ada gili iyang…..yang kaya oksigen terbesar
didunia….desa lombeng, selopeng yang penuh jajaran cemara…..batu putih sebuah
bukit kalsit yang memukau dan banyak gili yang lainnya semua indah katanya…aku
menjadi gemas mendengarkan cerita sang nahkoda….rasanya ingin kurengkuh semua
tempat-tempat itu suatu saat…..haduhhh kapan ya bisa kesana????……
Di kejauhan
tampak titik noktah aku lihat semakin
membesar membentuk sebuah daratan, hingga tak terasa 2 jam kulalui penyeberangan
ini akhirnya kami tiba….rombongan dijemput oleh perahu kecil untuk sampai ke
tepian pantai, karena perahu yang kami tumpangi ternyata tidak diperbolehkan
bersandar…dikhawatirkan merusak terumbu karang yang ada…..pencegahan yang
sangat baik, agar biota laut tidak rusak…….jempol….. kuacungkan bagi masyarakat
sini yang peduli terhadap lingkungan……welcome to gili labak……I
want to enjoy the beautiful Gili Labak along beloved wife forever………
Hari
pertama di Gili Labak lebih banyak aku lakukan bercengkrama bersama istri
tercinta sembari keliling gili, cukup 30 menit aku sudah tiba kembali ke titik
awal……ternyata tidak jauh buat mengelilingi gili labak yang eksotik ini….bagi
kawan MyJourney yang hobby motret…kalo feel nya dapat, banyak sekali spot-spot
pemotretan yang diperoleh…….lokasi sangat memanjakan pengunjung buat dijelajahi
lebih lanjut……
Sore
hari sembari menanti mentari pulang ke peraduan…sobat MyJourney bisa maen maen
air manfaatkan fasilitas snorkling…lumayan….buat menghilangkan hawa kegerahan,
jangan lupa bawa kamera anti air buat mengabadikan ikan-ikan yang lucu lucu
disela sela terumbu karang..eitssss…hati-hati jangan sampai mengunjak terumbu
karangnya ya sobat MyJourney…..
Nah…yang
paling penting….jangan putus komunikasi….lose contact…..sama yang punya
perahu…nanti dikira sudah pulang pake perahu lain…berabe….
Di
Gili Labak belum ada Café, restaurant, discotik…….disini memang diperuntukkan
bagi adventure sejati…..serba
alami…lokasi camping ground di sepanjang pesisir pantai dapat dipakai buat
mendirikan tenda….walau…sebenarnya sih…..banyak tempat-tempat berteduh
disediakan agar tidak basah kena hujan maupun panas karena teriknya matahari
dan…..semua itu GRATIS…sobat MyJourney…….meski listrik di gili labak menyala
pada malam hari namun terkadang bila banyak pengunjung…siang hari juga mereka
nyalakan, biasanya atas permintaan pengunjung yang meminta dinyalakan sekedar
buat charger alat kominikasi……
Nah..ini
yang biasanya ditunggu-tunggu para wisatawan…..apalagi kalo bukan terbitnya
sang mentari diufuk timur……..pada umumnya mereka ingin membandingkan terbitnya
matahari di gili labak dengan ditempat wisata lainnya…….pagi itu memang aku
lihat banyak pengunjung yang menginap beramai ramai menuju pesisir pantai sebelah timur…..
Perjalanan
kali ini membuat kebahagian tersendiri bagiku….terpenuhi sudah janjiku tuk
meraih separuh kalbuku yang tertinggal disini…kini ada seseorang yang mau
berbagi suka dan duka bersamaku…kelak ku akan berbagi cerita padanya……..
Rabu, 27 April 2016
Mistis.........
Kawan Myjourney…kali ini ingin menceritakan
sebuah pengalaman seorang kawan…..
Bibirku terkatup rapat,
kedua bola mataku meredup tak berani menatap apa yang ada didepanku, kedua
belah lenganku hanya mampu terjuntai, aku memaksakan diri berdiri meski dengan
tertatih tatih melangkahkan kakiku menggapai daun jendela, perlahan kubuka agar
udara segar masuk dalam kamarku……hm……cukup menyejukkan…..aku kembali ke ranjang
dan kurebahkan badanku……hhsss..aku mendesah saat mengingat peristiwa lalu……..yang
baru saja aku lalui…….
Selama beberapa hari
belakangan ini dihantam berita yang membuat imanku goyah, namun aku hanya bisa bertanya
dalam hati……äpakah segitu parahnya penyakitku……apa sebenarnya yang terjadi
dengan diriku ini…..tanya yang tak terjawab olehku……….
Masih jelas dalam ingatanku……kata
kata yang meluncur dari kedua orang tuaku membuat diriku bagai patung yang tak
bisa digerakkan oleh siapapun….
“Bram……kau jangan anggap enteng masalahmu”
“Biarkan abah mak carikan obatnya”
“kami gak rela bila orang lain menyakitimu”
“abah mak akan balaskan sakit ini”
“bentar..bah…..mak…sebenarnya ada apa ini…”
“aku gak ngerti yang kalian maksud……..”ucapku
“Pokoknya kau gak perlu ikut campur…ikuti
saja omongan mak” kata abah membuat diriku tersentak……
belum pernah aku melihat abah mak semarah ini……Terdiam
aku seketika……kata-kata itu layaknya menampar gendang telingaku…..aku lalu
berpikir….apa karena cerita yang kusampaikan pada orangtua itu membuat mereka
seperti tersengat……..padahal menurutku….apa yang kusampaikan hanya sekedar
cerita….yang gak perlu diambil sebuah tindakan…..tapi sebaliknya…..menurut
mereka cerita yang kusampaikan itu sangat serius…….
Ini bermula dari cerita yang
kusampaikan pada mereka, saat aku pulang dari kuliah…………kala itu ada beberapa
kawan yang suka bermain-main dengan hal gaib bilang padaku yang katanya aku
diguna gunai…….
“bener ini Bram”
“kami melihat dirimu nampak terlihat ada yang
menghalangi”
“semacam tirai kasat mata”
“Aaaahhhh…….jangan bercanda……..”
“tirai bagaimana maksudnya…”
aku memang gak percaya hal-hal berbau mistis,
apalagi yang bilang adalah kawan-kawan yang terkadang suka bercanda tentang
hal-hal klenik………
“Oke…singkatnya gini kawan”
“Kami
lihat ada yang usil ganggu dirimu, istilah kami ada yang menutup auramu”
“Contoh
sederhana gini, mungkin tanpa kau sadari ada yang ingin kenal, tapi entah mengapa, kau sangat sebal dan
benci kepada orang tersebut, padahal dia tidak membuat masalah apapun denganmu,
bahkan tidak berbuat apa-apa”
“atau kau baru kenal orang dan terlihat cocok diajak bicara…tiba-tiba dia
menjauh darimu”
“Nah ini disebabkan saat
bertemu dengan orang tersebut”
“ Aura atau medan energinya sudah
bertemu lebih dahulu”
“kalo auranya tidak cocok, efeknya
jadi seperti contoh yg pertama tadi”
“padahal
orangnya tidak berbuat salah padamu”
“tapi
anehnya kau ingin memukul atau memarahi dia”
……bersambung……..
Minggu, 24 April 2016
Selasa, 19 April 2016
DUA SISI
Sobat myjourney, entah apa yang ada di otakku
saat itu…..tiba-tiba saja hasrat buat pergi begitu besar…..tanpa persiapan….bekal
seadanya….aku berangkat…..yang paling kuingat dan jangan sampai lupa, yaitu
alat komunikasi…….aku masih ingat beberapa waktu lalu saat melakukan perjalanan
tanpa sengaja yang namanya hape kepencet dalam posisi off…..seperti diduga….heboh…….kawan…..kerabat…handai
taulan….bertanya-tanya…ada apa ini…..kok sampai g bisa dihubungi……jangan-jangan……..ahhhh…sudahlah…semoga
kejadian itu tak kan terulang lagi………….
Mentari sedang terik-teriknya saat aku bersama
kawan melakukan perjalanan……… itu tak menyusutkan hasrat tuk raih asa yang
menggelora…..namun sesampainya ditujuan…..harapan tinggalah harapan, asa tak
dapat diraih karena cuaca yang tidak mendukung…..akhirnya untuk menghilangkan
kekecewaan kami berbelok arah menuju lokasi lain…yakni satu daerah yang suasana
alamnya begitu sejuk, masih asri, alami……..wisata dholo…..masuk wilayah
besuki-Kediri…sekitar 1 jam dari kota Kediri.
Puncak bukit….. tampak diselimuti halimun, hutan
primer terasa mendominasi disepanjang perjalanan menuju lokasi, hingga mata
yang memandang sangat dimanjakan untuk segera merengkuhnya……pohon-pohon yang
menjulang tinggi dikelilingi hijaunya dedaunan dan sesekali kicauan burung saling
bersahutan menambah indahnya lokasi wisata ini membuat surgawi dialam fana……aku
hanya termenung menatap indahnya alam ini……..sekelebat aku terlena………..
“hey friend….apa lagi yang elu pikirkan?”
“g ada…..”
“Lha…kalo g ada ngapain juga elu kaya orang
bingung gitu!”
‘gue lagi prepare nih……”
“pasti mo hunting lagi……ya khan?”
“heran gue ama elo….ga pernah bosan-bosannya
buat hunting, hiking, traveling…apalagi tuh istilahnya?”
“adventure……”
“ya..itu….kayanya elo sakit ya?”
“elo lebih peduli yang namanya hutan, rimba,
alas, gunung, goa, pantai dan segala tetek bengeknya itu”
“tapi….kalo udah disinggung dengan yang namanya
perempuan elu antepin”
“elu langsung lari….ngacir…ketakutan”
“apa g sakit itu namanya!”
“Gue g sakit…”
“gue nomal…..sehat….waras…”
“nah….kalo elo sehat ngapain juga waktu dia
bolak baik mo ketemu”
“elu antepin dia”
“tau nggak….dikampus kita pada berebut buat
dapetin dia”
“Eeeeee….elu malah lari…..ketakutan…waktu dia
beritau demen ama elu”
“apa bukan sakit itu namanya!”
“bukan…..bukan itu masalahnya……”
“gue pengen fokus……”
“itu bukan alasan!!”
“apa elu masih trauma”
“takut”
“Protektif!!!”
“gue…..gue….anu…ahhhhhh..sudahlah…….”
“nah…elu g bisa jawab kan?”
“Apa dia masih kurang sempurna?”
“Perempuan gimana lagi yang elu demenin hah!!”
“Okay…okay…..akan gue jawab….”
“dengerin baik baik…..”
“buka tuh..telinga lebar-lebar…”
“biar elu puas….”
“g kepo lagi….”
“seperti yang gue bilang tadi…”
“gue bukan pecinta wanita kaya elu….”
“gue suka sama tuh perempuan……”
“bukan karena fisiknya…….”
“Aaahhh…munafik elu!!!!”
“yeah….terserah pendapat elu….”
“yang pasti….gue waras…sehat….normal…..”
“gue juga g pilih-pilih…..g protektif ama
diri gue……”
“gue punya kawan perempuan….”
“menerima apa adanya….”
“seperti elu….gue tulus…..g punya niat apa
apa….”
“bodo amat komentar orang…..”
“masalahnya……..”
“iya…..masalahnya apa!!”
“sabar…friend……”
“gue jelasin satu persatu…”
……jdarrrrrr…..glerrrrrrrr……Jdarrrrrrrr….jdarrrrrrr……..
Astagfirullahaladzim………..
Seketika…..Kuterhenyak dari lamunan…….. Ternyata
kilat sambar menyambar dilangit sana…tampaknya akan turun hujan……meski tidak
mendapatkan photo yang diidam idamkan akhirnya dengan sedikit kecewa kami
pulang…tapi sobat myjourney…..aku sempat take it beberapa jepretan untuk
mengurangi rasa kecewa hati ini……ku sempatkan pula singgah ke….. triumph arch
van Kediri….. yang letaknya tidak terlalu jauh dari pusat kota Kediri yakni
sekitar 10 menit bila ditempuh dengan berkendara…….ada beberapa….. take it…..untuk
mengabadikannya……sobat myjourney dalam perjalanan pulang sempat aku teringat lamunan yang terpenggal tadi…dan membuat aku
tersenyum di hati……..
“Hey…..hey...friend”
“elu belum jawab pertanyaan gue!”
“Koq…sekarang mo ngacir”
“Okay….okay…..”
“gue mo kencan nih….”
“Nah…..gitu dong”
“itu Sohib gue namanya”
“eh…..sapa sih doi”
“apa dosen sebelah yang elu ajak konsol kapan
hari itu ya?”
“bukan….”
“Apa putri bos elu itu??”
“bukan juga….”
“Lalu sapa nih…penasaran gue?”
“OOOO……gue tau!!!”
“yang ada di photo itu khan???”
"Bukan…bukan..itu……”
“Lalu sapa pula itu!”
“kencan sama........Emak elu……huakkkkkakkkk….”
Kutinggalkan kawan yang sok tau…kepo…..dengan
penuh seribu pertanyaan dihati yg belum terjawab olehku……hmmmmmmmmmm……..sayup
sayup kudengar cintaku-chrisye….mengiringi kepergianku dari triumph arch van Kediri.//
Langganan:
Postingan (Atom)


